Sabtu, 05 Oktober 2013

Perkembangan Koperasi Di Dunia



Perkembangan Koperasi Di Dunia


Kali ini saya akan membahas tentang perkembangan koperasi yang terjadi di dunia.
Pada dasarnya koperasi adalah institusi (lembaga) yang tumbuh atas dasar solidaritas tradisional dan kerjasama antar individu, yang pernah berkembang sejak awal sejarah manusia sampai pada awal “Revolusi Industri” di Eropa pada akhir abad 18 dan selama abad 19, sering disebut sebagai Koperasi Historis atau Koperasi Pra-Industri.

Koperasi Modern didirikan pada akhir abad 18, terutama sebagai jawaban atas masalah-masalah sosial yang timbul selama tahap awal Revolusi Industri.

Koperasi merupakan salah satu lembaga ekonomi yang menurut Drs. Muhammad Hatta (Bapak Koperasi Indonesia) adalah lembaga ekonomi yang paling cocok jika diterapkan di Indonesia.

Hal ini dikarenakan sifat masyarakat Indonesia yang tinggi kolektifitasannya dan kekeluargaan.Tapi sayangnya lembaga ekonomi ini malah tidak berkembang dengan pesat di negara Republik Indonesia ini.

Kapitalisme berkembang dengan pesat dan merusak sendi-sendi kepribadian bangsa tanpa berusaha untuk memperbaikinya. Sehingga jurang kesenjangan sosial semakin lebar dan tak teratasi lagi.
Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771–1858),
yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia.

Gerakan koperasi ini kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786–1865) – dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris.
Pada 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator, yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan menggunakan prinsip koperasi.

Koperasi akhirnya berkembang di negara-negara lainnya. Di Jerman, juga berdiri koperasi yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris. Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer, Raffeinsen, dan Schulze Delitch. Di Perancis, Louis Blanc mendirikan koperasi produksiyang mengutamakan kualitas barang.

Koperasi diperkenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896. Beliau mendirikan koperasi kredit dengan tujuan membantu rakyatnyayang terjerat hutang dengan rentenir.
Koperasi tersebut lalu berkembang pesat dan akhirnya ditiru oleh Boedi Oetomo dan SDI.

Belanda yang khawatir koperasi akan dijadikan tempat pusat perlawanan, mengeluarkan UU no. 431 tahun 19 yang isinya yaitu :

  • Harus membayar minimal 50 gulden untuk mendirikan koperasi
  • Sistem usaha harus menyerupai sistem di Eropa
  • Harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jendral
  • Proposal pengajuan harus berbahasa Belanda

Hal ini menyebabkan koperasi yang ada saat itu berjatuhan karena tidak mendapatkan izin Koperasi dari Belanda. Namun setelah para tokoh Indonesia mengajukan protes, Belanda akhirnya mengeluarkan UU no. 91 pada tahun 1927, yang isinya lebih ringan dari UU no. 431 seperti :

  • Hanya membayar 3 gulden untuk materai
  • Bisa menggunakan bahasa derah
  • Hukum dagang sesuai daerah masing-masing
  • Perizinan bisa di daerah setempat

Koperasi menjamur kembali hingga pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat.

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Demikianlah perkembangan koperasi di dunia terutama di Negara Indonesia semoga dapat memberikan pengetahuan atau wawasan kepada pembaca setelah melihat tulisan saya ini.

Tulisanku



menghindari bahaya dalam teori Martial arts 
Cara yang paling baik menghindari bahaya adalah mencegah setiap kemungkinan yang akan dapat membawa anda ke dalam bahaya
Memang kedengarannya ungkapan diatas seperti mengandung suatu pernyataan yang konyol tetapi sebenarnya mengandung kebenaran yang tak dapat disangkal lagi
Banyak orang yang benar-benar menemui kesulitan yang seharusnya bisa dihindarkan sebelumnya
Dan banyak juga orang yang lolos dari bahaya karena nasib baik dan bukan karena berusaha untuk menghindarinya..
Bahaya ada dimana-mana karena orang jahat pun berada dimana-mana terutama dijalan –jalan yang sepi di waktu malam , ataupun ditengah pasar disiang hari yang bolong.
Bahaya datang tanpa diundang dan biasanya dibawa oleh orang yang tidak anda kenal.
Orang yang ingin merampas milik anda ataupun menyakiti anda.
Contoh tak perlu diberikan cukup bila anda membaca surat kabar atau berita di tv setiap hari ada saja tindak kejahatan yang terjadi dimana-mana bahkan di tempat yang menurut anda tak mungkin bisa terjadi
Ataukah mungkin anda berpikir “ bukan terhadapku atau keluarga ku hal itu bisa terjadi, Selalu saja pada orang lain” dan apakah anda telah berfikir juga bahwa “ orang lain “ yang menjadi korban itu juga pernah berfikir seperti anda..? 

apa yang terjadi terhadap orang lain bisa terjadi pada diri anda atau keluarga anda.
Bila memang belum ada kejadian pada diri atau keluarga anda, anda pun tidak boleh bertindak masa bodoh, anda dituntut oleh suatu tanggung jawab atas keselamatan diri anda sekeluarga, untuk berbuat sesuatu yang positif dalam menghindari atau menjahui kemungkinan-kemungkinan yang dapat mendatangkan bahaya, atau bila sudah terlanjur terlibat dalam suatu kesulitan, mereka dapat berbuat sesuatu dan secepatnya keluar dari kesulitan itu.
Dibawah ini kami berikan beberapa tips-tips dalam menghindari tindak kejahatan : 
Karna perlu digaris bawahi secara tidak langsung kita sendirilah yang mengundang/memberi kesempatan kepada tindak kejahatan.

  1.  Bila kita keluar rumah pakailah pakaian yang layak jangan terlalu memamerkan harta karna akan mengundang tindak kejahatan ( contoh : ponsel, perhiasan dll)
  2. Bila anda berjalan sendiri dijalan yang sepi/gelap sebaiknya anda mengambil jalan tengah yang jauh dari pepohonan dan semak di tepi jalan yang dapat dipakai bersembunyi oleh seorang penyerang, dijalan kota lebih baik anda berjalan ditepi trotoar , menjauhi tembok dan pagar , dan sering-seringlah menegok kebelakang 
  3.  Bila mungkin bawalah tongkat atau payung bisa juga dengan tas tangan yang dapat anda jadikan sebagai senjata untuk menahan serangan
  4. Bila anda keluar sebaiknya anda mengambil jalan yang telah biasa anda tempuh, disamping anda telah mengenal jalan itu, bila ada keterlambatan, seorang keluarga atau teman anda akan gampang mencarinya.
  5.  Juga ada baiknya sebelum keluar anda biasakan memberitahukan kepada keluarga/orang yang dirumah kemana tujuan anda sehingga bila keadaan menghendaki salah sorang keluarga anda bisa menghubungi dengan cepat
  6. Jangan mudah meladeni bicara dengan orang-orang yang asing apalagi berbicara dari dalam mobil dan bagi anda terutama yang manis dalam bicaranya kalau harus berbicara , janganlah terlalu dekat sehingga bila tejadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita berada diluar jangkauan lengan si penyerang. Dan kita punya kesempatan untuk menghindar dan mencari pertolongan.
  7. Bila tinggal dirumah sendirian jangan mudah menerima tamu yang belum dikenal , ajaklah duduk diteras luar yang terlihat oleh tetangga, bila terjadi sesuatu mudah bagi anda untuk melarikan diri dan berteriak untuk menarik perhatian orang sekitar.
  8. Dari semua yang diatas paling penting adalah melihat dan memperhatikan ciri-ciri lawan berbicara.
  9. Sehingga bila terjadi serangan pada diri anda dan berhasil lolos anda bisa melapor dan memberi keterangan kepada pihak yang berwajib, dengan demikian pihak berwajib mendapat gambaran untuk bertindak lebih lanjut.
  10. Bila saja suatu saat anda mendapat serangan, bertindaklah cepat dan berusaha lah untuk membebaskan diri darinya, disaat anda merasa bebas , larilah dan jangan berhenti untuk melawannya. Kecuali anda yakin memiliki pegangan seni beladiri dll..
Karena kemungkinan si penyerang akan bertindak lebih ganas dan agresif sehingga anda akan berada dalam bahaya yang lebih besar dari yang anda hadapi sebelumnya.