Nama : Arif Asmawi
NPM :11212109
Kelas : 3EA22
BAHASA
INDONESIA 2
1.
Pengertian Laporan
Laporan
ilmiah merupakan laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh
seorang peneliti dengan mengguanakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan
dengan jenis sasaran peneliti yaitu sesame kolega ilmuan,kepada para pembuat
keputusan, ataupun kepada masyarakat umum,serta berfungsi sebagai alat
komunikasi antara peneliti dengan pembaca.
Laporan
suatu kegiatan penelitian memuat berbagai aspek yang dapat member gambaran
kepada orang lain tentang seluruh kegiatan, langkah, metode, tekhnik maupun
hasil dari penelitian tersebut (Notoatmodjo, 2005).
2. Tujuan Penulisan Laporan Ilmiah :
v Mengenal
pasti masalah
v Memberikan
maklumat dan fakta
v
Mencadangkan penyelesaian
v
Mencadangkan tindakan yang perlu dilakukan
v Membuat kesimpulan
v Menilai sesuatu penyelidikan atau aktiviti
v Membuat rekod sesuatu peristiwa
v Menganalisi
aktiviti perniagaan
v
Mensintesis sesuatu pelan tindakan
v Menghuraikan sesuatu peristiwa, prosedur,
tindakan dll.
3.
Jenis-jenis Laporan Ilmiah
Dari
beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai
berikut :
a.
Laporan Lengkap (Monograf)
·
Menjelaskan
proses penelitian secara menyeluruh.
·
Teknik penyajian sesuai
dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang
bersangkutan.
·
Menjelaskan hal-hal yang
sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
·
Menjelaskan (juga) kegagalan
yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
·
Organisasi
laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan
seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b.
Artikel Ilmiah
·
Artikel
ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
·
isi artikel ilmiah harus
difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
·
Artikel ilmiah merupakan
pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.
c.
Laporan Ringkas
Laporan
ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang
lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi
masyarakat umum).
4.
Sistematis Penulisan Laporan
Ilmiah
Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang
terperinci berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Secara umum,
sistematika suatu laporan yang lengkap terdiri dari 3 bagian pokok, yaitu
bagian pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.
1. Bagian Pembuka
Bagian pembuka umumnya digunakan apabila laporan
merupakan tulisan yang berdiri sendiri secara utuh. Untuk laporan penelitian dalam jurnal atau
bagian dari sebuah buku, tidak seluruh unsur dalam bagian pembuka tersebut
digunakan.
Bagian pembuka ini terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan,
identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Prakata;
f. Daftar isi;
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar grafik (jika ada)
i. Daftar gambar (jika ada)
j.
Abstak : uraian singkat tentang isi laporan
2.
Bagian Isi
Bagian
isi merupakan menyajikan atau mengomunikasikan informasi ilmiah yang ingin
disampaikan. Pada bagian isi inilah seluruh komponen pendahuluan, kajian
pustaka dan kerangka teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta
simpulan dan saran disajikan secara lengkap.
Bagian
isi terdiri dari :
a.
Bab I :
Pendahuluan
Pendahuluan
merupakan tulisan yang disusun untuk memberikan orientasi kepada pembaca
mengenai isi laporan penelitian yang akan dipaparkan, sekaligus perspektif yang
diperlukan oleh pembaca untuk dapat memahami informasi yang akan disampaikan
Pendahuluan terdiri atas :
(1) Latar belakang
(2) Identitas masalah
(3) Pembatasan masalah
(4) Rumusan masalah
(5) Tujuan dan manfaat
b. Bab II :
Kajian Pustaka
Kajian pustaka mengungkapkan teori-teori serta
hasil-hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan pada topik yang sama
atau serupa. Berdasarkan analisis terhadap pustaka tersebut, peneliti dapat
membatasi masalah dan ruang lingkup penelitian, serta menemukan variabel
penelitian yang penting dan hubungan antarvariabel tersebut.
c. Bab III :
Metode
Pada bagian ini biasanya dijelaskan secara rinci
mengenai desain penelitian, populasi dan sampel penelitian, metode pengumpulan
dan analisis data, serta kelemahan penelitian.
d. Bab IV :
Pembahasan
Pembahasan pada dasarnya merupakan inti dari sebuah
tulisan ilmiah. Pada bagian ini penulis menyajikan secara cermat hasil analisis
data serta pembahasannya berdasarkan kajian pustaka dan kerangka teori yang
telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.
e. Bab V :
Penutup
Penutup berisi tentang kesimpulan dan saran dari
laporan ilmiah tersebut. Kesimpulan adalah gambaran umum seluruh analisis dan
relevansinya dengan hipotesis dari penelitian yang dilakukan. Kesimpulan diperoleh
dari uraian analisis, interpretasi dan deskripsi yang telah dituliskan pada
bagian analisis dan pembahasan. Untuk menulis simpulan, penulis perlu
mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang hasil apa yang paling penting
dari penelitian yang dilakukan. Jawaban dari pertanyaan tersebutlah yang
dituliskan pada bagian simpulan. Pada bagian akhir, biasanya simpulan disertai
dengan saran mengenai penelitian lanjut yang dapat dilakukan
3.
Bagian Penutup
a.
Daftar Pustaka
b.
Daftar Lampiran
c.
Indeks daftar istilah
5.
Langkah-Langkah Membuat Laporan
Agar
dapat menyusun laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan dengan matang.
Hal-hal yang perlu dilakukan adalah seperti berikut :
1.
Menetapkan tujuan laporan Pembuat laporan harus tahu, untuk apa laporan dibuat
dan siapa yang akan membaca laporan tersebut.
2. Menentukan Bahan Laporan Bahan-bahan laporan yang
dapat digunakan adalah :
§
surat-surat keputusan
§
notulen hasil rapat
§
buku-buku pedoman
§
hasil kegiatan
§
hasil penelitian
§
hasil diskusi
3.
Menentukan cara penngumpulan data Cara pengumpulan data yang dapat dilakukan
adalah sebagai berikut :
(1)
Membuat petunjuk pelaksanaan bagi peneliti yang menjelaskan sasaran dan
penyesuaian kegiatan
(2) Melakukan wawancara
(3) Mengumpulkan dokumen pelaksanaan kegiatan
(4)
Penyusunan daftar pengecekkan untuk melihat data yang ada dan yang tidak ada
4. Mengevaluasi Data Data yang telah dikumpulkan
dievaluasi untuk dibuat suatu simpulan.
5.
Membuat Kerangka Laporan Kerangka laporan dibuat sesuai dengan sistematika
laporan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar