Senin, 29 Juni 2015

DAFTAR RIWAYAT HIDUP



TUGAS 4 (SOFSKILL BAHASA INDONESIA II)
A.    Pengertian Daftar Riwayat Hidup
Daftar riwayat hidup adalah suatu keterangan jati diri yang bersifat promosi kepada perusahaan maupun instansi yang ingin dilamar karena persyaratan melampirkan daftar riwayat hidup mutlak harus dilakukan. Surat lamaran pekerjaan dan daftar riwayat hidup adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Isi dari daftar riwayat hidup adalah keterangan pribadi serta latar belakang pendidikan baik formal maupun non formal. Dengan adanya daftar riwayat hidup maka perusahaan dapat mengetahui tentang si pelamar tersebut. Serta perusahaan atau instansi dapat menindak lanjuti terhadap surat lamaran tersebut. Apakah si pelamar akan dipanggil atau tidak untuk wawancara karena surat lamaran dan dafar riwayat hidup sangat berpengaruh dalam menarik simpati perusahaan atau instansi.
Sehingga dalam membuat daftar riwayat hidup harus benar benar sesuai dengan adanya jati diri si pelamar, jangan dijadikan sebagai gagahan semata, karena berdasarkan daftar riwayat hidup itulah perusahaan akan mengetahui tentang jati diri pelamar.
B.     Bagian-Bagian Dari Daftar Riwayat Hidup

a.       Data Pribadi : Dalam sebuah contoh daftar riwayat hidup dan CV ini merupakan hal yang wajib, pada bagian ini harus memuat nama, telp, alamat, email, dan data pribadi lainnya.
b.      Riwayat Pendidikan : Hal wajib kedua yang terdapat dalam cv daftar riwayat hidup adalah pendidikan, uraikan pendidikan formal apa saja yang pernah anda ikuti, seperti sd, smp, sma, S1, S2, dan pendidikan formal lainnya.
c.       Pendidikan Non Formal : Jika anda membuat sebuah CV, jangan lupa mencantumkan pendidikan non formal yang pernah anda ikuti seperti training dan kursus. Isi dengan data yang lengkap berikut tanggal mulai dan tanggal selesai training dan kursus tersebut.
d.      Pengalaman Kerja : Jika anda telah memiliki pengalaman kerja, jangan sungkan untuk meletakkan hal tersebut pada CV yang anda kirimkan. Tentu pengalaman kerja ini harus di isi secara jujur dan benar.
e.       Keahlian : Uraikan keahlian dan skill yang anda miliki, utamakan keahlian yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang anda lamar. Namun tidak menutup kemungkinan anda dapat membuat daftar skill lain yang anda miliki walaupun tidak sesuai dengan bidang pekerjaan yang anda lamar.
f.       Penghargaan dan Sertifikasi : Jika anda memiliki segenap penghargaan dan sertifikat keahlian tentu anda harus menginformasikannya pada cv yang anda buat. Hal ini akan membuat anda benar benar terlihat serius akan posisi yang anda lamar.

C.    Contoh Daftar Riwayat Hidup

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

I.                   DATA PRIBADI
Nama                           : Arif Asmawi
Tempat/tanggal lahir   : Surabaya 28-11-1992
Status                          : Belum Menikah
Alamat                        : Jl.Jenggala No.9 Rt.05/Rw.06 Jakasampurna Bekasi Barat

II.                RIWAYAT PENDIDIKAN
Tahun 2005 Tamat Pendidikan SDN Longkek  
Tahun 2008 Tamat Pendidikan Mts Al-Hamidiyah
Tahun 2011 Tamat Pendidikan MA Al-Marzukiyah

III.             PENGALAMAN KERJA
Pengalaman Kerja : Instructor Martial Arts

IV.             KEAHLIAN
a.       kemampuan Desain Grafis.
b.      Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).
c.       Kemampuan Internet.

V.                SERTIFIKASI
a.       Sertifikat Kompetisi “TURNAMEN ANTAR CABANG KUNG FU”
          “TARIAN SASHOU”
b.       Sertifikat PRAKERIN “INSTRUCTOR MARTIAL ARTS”

Daftar riwayat ini saya buat dengan sebenarnya

Senin, 08 Juni 2015

Laporan Ilmiah




Nama       : Arif Asmawi
NPM          :11212109
Kelas         : 3EA22
BAHASA INDONESIA 2

1. Pengertian Laporan
Laporan ilmiah merupakan laporan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti dengan mengguanakan gaya bahasa yang digunakan disesuaikan dengan jenis sasaran peneliti yaitu sesame kolega ilmuan,kepada para pembuat keputusan, ataupun kepada masyarakat umum,serta berfungsi sebagai alat komunikasi antara peneliti dengan pembaca.
Laporan suatu kegiatan penelitian memuat berbagai aspek yang dapat member gambaran kepada orang lain tentang seluruh kegiatan, langkah, metode, tekhnik maupun hasil dari penelitian tersebut (Notoatmodjo, 2005).
2. Tujuan Penulisan Laporan Ilmiah :
v    Mengenal pasti masalah
v    Memberikan maklumat dan fakta
v    Mencadangkan penyelesaian
v    Mencadangkan tindakan yang perlu dilakukan
v    Membuat kesimpulan
v    Menilai sesuatu penyelidikan atau aktiviti
v    Membuat rekod sesuatu peristiwa
v    Menganalisi aktiviti perniagaan
v     Mensintesis sesuatu pelan tindakan
v    Menghuraikan sesuatu peristiwa, prosedur, tindakan dll.

3. Jenis-jenis Laporan Ilmiah
Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :
a. Laporan Lengkap (Monograf)
·         Menjelaskan proses penelitian secara menyeluruh.
·         Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
·         Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
·         Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
·         Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b. Artikel Ilmiah
·         Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
·         isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
·         Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.
c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).

4. Sistematis Penulisan Laporan
Ilmiah Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-hal yang terperinci berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Secara umum, sistematika suatu laporan yang lengkap terdiri dari 3 bagian pokok, yaitu bagian pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.
1. Bagian Pembuka
Bagian pembuka umumnya digunakan apabila laporan merupakan tulisan yang berdiri sendiri secara utuh. Untuk laporan penelitian dalam jurnal atau bagian dari sebuah buku, tidak seluruh unsur dalam bagian pembuka tersebut digunakan.
Bagian pembuka ini terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Prakata;
f. Daftar isi;
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar grafik (jika ada)
i. Daftar gambar (jika ada)
j. Abstak : uraian singkat tentang isi laporan
2. Bagian Isi
Bagian isi merupakan menyajikan atau mengomunikasikan informasi ilmiah yang ingin disampaikan. Pada bagian isi inilah seluruh komponen pendahuluan, kajian pustaka dan kerangka teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan dan saran disajikan secara lengkap.
Bagian isi terdiri dari :
a. Bab I :
Pendahuluan
Pendahuluan merupakan tulisan yang disusun untuk memberikan orientasi kepada pembaca mengenai isi laporan penelitian yang akan dipaparkan, sekaligus perspektif yang diperlukan oleh pembaca untuk dapat memahami informasi yang akan disampaikan Pendahuluan terdiri atas :
(1) Latar belakang
(2) Identitas masalah
(3) Pembatasan masalah
(4) Rumusan masalah
(5) Tujuan dan manfaat

b. Bab II :
Kajian Pustaka
Kajian pustaka mengungkapkan teori-teori serta hasil-hasil penelitian terdahulu yang pernah dilakukan pada topik yang sama atau serupa. Berdasarkan analisis terhadap pustaka tersebut, peneliti dapat membatasi masalah dan ruang lingkup penelitian, serta menemukan variabel penelitian yang penting dan hubungan antarvariabel tersebut.
c. Bab III :
Metode
Pada bagian ini biasanya dijelaskan secara rinci mengenai desain penelitian, populasi dan sampel penelitian, metode pengumpulan dan analisis data, serta kelemahan penelitian.
d. Bab IV :
Pembahasan
Pembahasan pada dasarnya merupakan inti dari sebuah tulisan ilmiah. Pada bagian ini penulis menyajikan secara cermat hasil analisis data serta pembahasannya berdasarkan kajian pustaka dan kerangka teori yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.
e. Bab V :
Penutup
Penutup berisi tentang kesimpulan dan saran dari laporan ilmiah tersebut. Kesimpulan adalah gambaran umum seluruh analisis dan relevansinya dengan hipotesis dari penelitian yang dilakukan. Kesimpulan diperoleh dari uraian analisis, interpretasi dan deskripsi yang telah dituliskan pada bagian analisis dan pembahasan. Untuk menulis simpulan, penulis perlu mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang hasil apa yang paling penting dari penelitian yang dilakukan. Jawaban dari pertanyaan tersebutlah yang dituliskan pada bagian simpulan. Pada bagian akhir, biasanya simpulan disertai dengan saran mengenai penelitian lanjut yang dapat dilakukan
3. Bagian Penutup
a. Daftar Pustaka
b. Daftar Lampiran
c. Indeks daftar istilah
5. Langkah-Langkah Membuat Laporan
Agar dapat menyusun laporan yang baik dan efektif, perlu dipersiapkan dengan matang. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah seperti berikut :
1. Menetapkan tujuan laporan Pembuat laporan harus tahu, untuk apa laporan dibuat dan siapa yang akan membaca laporan tersebut.
2. Menentukan Bahan Laporan Bahan-bahan laporan yang dapat digunakan adalah :
§  surat-surat keputusan
§  notulen hasil rapat
§  buku-buku pedoman
§  hasil kegiatan
§  hasil penelitian
§  hasil diskusi
3. Menentukan cara penngumpulan data Cara pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
(1) Membuat petunjuk pelaksanaan bagi peneliti yang menjelaskan sasaran dan penyesuaian kegiatan
(2) Melakukan wawancara
(3) Mengumpulkan dokumen pelaksanaan kegiatan
(4) Penyusunan daftar pengecekkan untuk melihat data yang ada dan yang tidak ada
4. Mengevaluasi Data Data yang telah dikumpulkan dievaluasi untuk dibuat suatu simpulan.
5. Membuat Kerangka Laporan Kerangka laporan dibuat sesuai dengan sistematika laporan.